Image: 

Lebaran, saatnya mudik! Buat kamu yang memutuskan untuk menyetir ketika pulang mudik nanti, cobalah tip-tip berikut ini agar tubuhmu tidak cepat lelah.

Bagi umat Muslim, Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran adalah saat yang paling ditunggu-tunggu untuk berkumpul dan bermaaf-maafan bersama keluarga besar. Mudik pun menjadi sebuah ‘keharusan’ dengan berbagai alternatif transportasi. Jika kampung halaman tidak terlalu jauh dari kota tempat tinggal, biasanya pilihan untuk pulang mudik adalah dengan menyetir kendaraan sendiri.

Agar tetap bugar selama mudik dan dapat sukses bersilaturahim dengan keluarga besar, ikutilah tip-tip berikut ini:

1.     Selalu menjaga kesehatan

Bagi mereka yang sudah biasa menyetir mobil atau motor pasti menyadari, bahwa aktivitas ini sangat membutuhkan banyak energi. Apalagi jika menyetir dalam waktu cukup lama. Daripada ‘membayar’ kelelahan dengan tidur lebih lama begitu sampai di kampung halaman, sebaiknya ‘tabung’lah energi sebelum keberangkatan. Tidur 7 jam setiap malam, setidaknya 2 malam sebelum keberangkatan diakui dapat mendorong tubuh dan pikiran lebih siap dan waspada.

Menjelang mudik, makanlah makanan yang seimbang dan sehat, terutama makanan dengan kadar gula yang rendah dan berserat. Tak lupa juga untuk minum vitamin yang dapat menjaga agar tubuh lebih kuat terhadap serangan infeksi.

2.     Pastikan mata dalam kondisi optimal

Selama perjalanan, mata kita akan ‘dipaksa’ untuk tetap fokus pada jalanan sehingga mudah terasa lelah. Bagi pengendara motor, asap, debu serta sinar matahari tentunya dapat membuat mata juga gampang teriritasi. Para pengendara mobil pun biasanya menggunakan gadget untuk mengurangi rasa bosan menghadapi kemacetan. Padahal, dengan menatap layar gadget, mata kita yang rata-rata berkedip sebanyak 18 kali per menit menjadi lebih jarang berkedip. Hal ini meningkatkan risiko permukaan mata menjadi kering, apalagi berada di dalam mobil yang berpendingin.

Untuk itu, siapkan selalu Insto Regular dan Insto Dry Eyes dalam tas kamu, agar perjalanan menjadi lebih lancar dan bebas dari gangguan mata yang tidak nyaman akibat iritasi ringan. Selain itu, sebaiknya gunakan kacamata hitam saat berkendara untuk melindungi mata dari teriknya sinar matahari.

3.     Pakailah pakaian yang nyaman dan tidak ketat

Saat hendak mudik, biasanya yang dipikirkan adalah penampilan, pakaian yang indah dilihat, lengkap dengan aksesorisnya seperti tas dan sepatu. Namun, beberapa pakaian ini sering tak cocok untuk digunakan dalam jangka waktu lama karena tidak menyerap keringat atau bahkan terlalu ketat.

Agar dapat berkendara dengan lebih nyaman, gunakanlah pakaian yang berbahan katun karena lebih menyerap keringat, juga tidak ketat karena dapat mengganggu peredaran darah.

Untuk pengendara motor, sebaiknya gunakan korset untuk menghindari rasa pegal di bagian pinggang. Sedangkan untuk pengendara mobil, sebaiknya gunakan sepatu yang tidak ketat agar kaki tidak mudah kaku dan peredaran darah lebih lancar.

4.     Rencanakan perjalanan dengan baik

Kemacetan adalah ‘musuh’ utama para pemudik. Gunakanlah aplikasi seperti waze atau googlemaps untuk membantumu mencari jalan alternatif menghindari daerah atau jalanan yang macet. Mungkin di beberapa daerah (terutama yang agak terpencil) aplikasi ini tak terlalu berguna (selain juga kemungkinan kondisi sinyal yang buruk), sebaiknya siapkan juga peta wilayah yang akan dilalui saat mudik, sebagai cadangan.

Carilah lokasi di peta yang memungkinkan bagi keluarga untuk beristirahat, misalnya untuk ‘meluruskan’ kaki, menikmati udara segar dan pemandangan yang indah, atau sekadar membeli makanan atau minuman yang dibutuhkan.

5.     Pastikan kendaraan dalam kondisi optimal

Ini sangat penting! Pastikan kendaraan dalam kondisi siap pakai, semua oli sudah diganti, aki masih bagus, ban serep dan peralatannya sudah tersedia (untuk mobil) dan ada kotak P3K untuk keadaan darurat. Isi bahan bakar hingga full tank untuk menghindari mogok di jalan. Jangan menunggu tanda E muncul pada penunjuk bensin kendaraanmu, segera isi bahan bakar walaupun baru habis setengah tangki.

6.     Bawalah perbekalan yang cukup

Jika perjalanan yang dilakukan cukup jauh, usahakan bawa camilan yang sehat seperti buah atau kacang-kacangan yang kaya serat. Jangan lupa juga untuk membawa minum dalam jumlah cukup. Lebih baik tubuh mendapatkan cairan yang dibutuhkan walaupun itu artinya kita harus berhenti lebih sering dalam perjalanan karena ingin ke toilet, daripada mengalami dehidrasi.

7.     Musik membantu kita terjaga

Rasa kantuk juga sering muncul saat kita sedang menyetir dalam jangka waktu lama. Musik dapat membantu pikiran lebih waspada dan berkonsentrasi pada jalanan. Namun tentu saja, jangan mendengarkan musik yang terlalu lambat ritmenya karena kamu malah jadi mengantuk. Selain musik, kita juga dapat mendengarkan obrolan di radio yang lucu dan membuat tertawa karena hal itu dapat menyegarkan pikiran.

8.     Sediakan waktu untuk beristirahat secara teratur

Berada dalam posisi duduk selama berjam-jam tidak baik untuk peredaran darah dan dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Jangan lupa untuk beristirahat dalam interval yang teratur untuk menghindari kantuk, rasa bosan, atau kaku otot. Berhentilah setiap 2 jam sekali atau 40 km sekali. Turunlah dari kendaraan saat beristirahat dan lakukan gerakan peregangan ringan untuk membantu tubuh kembali bugar.   

Kalau persiapan mudik sudah lengkap dan komplit, mudik jadi terasa lebih mudah dan menyenangkan! Selamat menikmati perjalanan dan selalu jaga keamanan berkendara, ya.

Referensi:

Quick fact

Cairan pada bola mata kita berfungsi untuk membersihkan permukaan mata dari debu dan kotoran yang menempel. Mata kering menyebabkan gatal, berair, pandangan kabur atau terasa ada yang mengganjal. Mengatasi mata kering dapat dilakukan dengan cara minum air putih yang cukup dan bisa juga dengan menggunakan tetes mata khusus mata kering seperti Insto Dry Eyes dengan kemasan praktis yang dapat dibawa ke mana pun kita pergi.

Related